Pembunuhan atau Bunuh Diri? Ini Lah yang Terjadi Pada Sulli Kenapa Bisa Meninggal

  • Whatsapp
Sulli ketika live Instagram menangis dan menjadi Cameo di Drakor Hotel De Luna.

Sulli, atau wanita yang memiliki nama asli Choi Jinri ini dikabarkan meninggal pada hari Senin, 14 Oktober 2019. Ia lahir pada tanggal 29 Maret 1994, dan dengan usia yang masih muda yaitu 25 tahun, wanita cantik mantan personel member F(X) tersebut dinyatakan telah meninggal dunia.

Sebelum meninggal, keadaan Sulli terkesan baik-baik saja namun sedikit menutup diri.

Pada tanggal 13 Oktober jam 18.30 KST, sang manajer memilih berkunjung ke kediaman Sulli setelah tidak dapat menghubungi Sulli melalui telefon.

Seperti yang dituturkannya, “Terakhir kali saya berbicara dengan Sulli adalah malam sebelumnya sekitar 18:30 (KST).”

Kemudian pada jam 15.21 tanggal 14 Oktober, sang manajer menemukan Sulli dalam keadaan meninggal.

“Saya belum mendengar kabar darinya sejak itu, jadi saya datang kepadanya dan menemukan dia sudah meninggal,” ujar manajer Sulli dikutip dari Dispatch, Selasa (15/10/2019).

Penjelasan sang manajer selaras dengan apa yang dikatakan Stasiun Pemadam Kebakaran Seongnam yang dihubungi oleh Dispatch.

“Kami menerima laporan kematiannya sekitar pukul 3:20 sore. Dia sudah meninggal ketika kami tiba di tempat kejadian.”

Dan setelah para polisi Korea melakukan investigasi, mereka menuturkan bahwa penyanyi Korea Selatan sekaligus aktris tersebut tewas dikarenakan bunuh diri dengan cara gantung diri di lantai dua kediamannya. Bukan meninggal di tempat tidur, melainkan gantung diri.

Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang polisi temukan di tempat kejadian perkara. Namun bukti lain, bahwa selama ini Sulli mendapatkan komentar buruk dari Netizen, diduga bahwa Sulli mengalami depresi berat hingga membuatnya mengakhiri nyawa dengan cara seperti itu.

Dan tak lama setelah berita Sulli meninggal dunia, muncul live Instagram Sulli yang tersebar ke media sosial.

Isi dari live Instagram itu menunjukkan Sulli dengan mata sembab, wajah memerah, sehabis menangis, mengatakan sesuatu mengenai pembullyan.

“Jangan terlalu jahat/keras kepadaku, aku bukan orang jahat,” ucap Sulli dalam bahasa Korea.

“Tolong jangan salah paham padaku, aku bukan orang jahat,” lanjut Sulli.

Di sini terlihat jelas bahwa Sulli meninggal dikarenakan ia bunuh diri. Tapi apa itu pantas disebut bunuh diri?

Tidak! Sulli tidak bunuh diri, tapi komentar Netizen lah yang membunuhnya.

Seperti yang dituturkan oleh akun @jiunlui (Twitter) yang memberikan analisanya mengenai penyebab kematian Sulli.

“Sulli’s death shouldn’t be reported as a suicide but murder she was attacked constantly by ppl’s words she survived everyday without crumbling down but there’s only so much a person can take may angels lead her & take her to the stars where she can stay forever shining and happy.” tulis akun @jiunlui dalam bahasa Inggris.

Kata @jiunlui itu artinya, Sulli tidaklah bunuh diri. Tapi ia dibunuh oleh netizen yang secara konsisten selalu memberikan komentar buruk mengenainya.

Tragisnya ini bukan yang pertama kalinya, tepatnya pada tanggal 18 Desember 2017 lalu, Jonghyun Shinee meninggal juga akibat bunuh diri, kemudian sekarang disusul Sulli yang meninggal juga karena bunuh diri karena bully-an netizen.

Dan untuk saat ini, para netter mulai mengkhawatirkan keadaan Taeyeon (SNSD) yang juga kerap mendapatkan bully-an dari Netizen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *